Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh faktor produksi terhadap kecacatan produk tahu menggunakan metode Taguchi pada UD. Tahu Bang Dahri. Fokus utama adalah pada dua jenis kerusakan, yaitu tahu kotor dan berbau serta tahu lembek. Metode Taguchi digunakan untuk mengidentifikasi faktor-faktor produksi yang paling berpengaruh dalam menurunkan jumlah kecacatan. Hasil analisis menunjukkan bahwa pada kerusakan tahu kotor dan berbau, faktor lama perebusan berkontribusi sebesar 63,83%, diikuti lama pengepresan sebesar 31,86%. Sementara itu, pada kerusakan tahu lembek, lama pengepresan memiliki kontribusi terbesar sebesar 68,19%, diikuti lama penggilingan sebesar 22,58%. Eksperimen konfirmasi menunjukkan penurunan signifikan jumlah produk cacat setelah penerapan kombinasi level optimal. Nilai rata-rata dan SNR juga mencerminkan peningkatan kualitas sesuai karakteristik. Meskipun metode Taguchi telah banyak diterapkan, sebagian besar studi hanya fokus pada satu jenis kerusakan atau industri skala besar. Penelitian ini mengisi celah dengan menganalisis dua jenis kecacatan secara terpisah pada industri rumah tangga. Kebaruan penelitian terletak pada analisis kontribusi spesifik tiap faktor produksi terhadap masing-masing jenis cacat, sebagai pendekatan baru dalam pengendalian kualitas di industri pangan tradisional.Kata kunci: Metode Taguchi, kecacatan produk, kualitas tahu, proses produksi, industri pangan tradisional.
Copyrights © 2025