Perkembangan teknologi informasi mendorong transformasi digital, termasuk pada sistem penggajian yang memegang peran penting dalam manajemen sumber daya manusia. Namun, laporan Global Payroll Complexity Index tahun 2021 mencatat 39,6% organisasi global masih menggunakan spreadsheet dan 17,7% bergantung pada proses manual, sehingga berisiko menimbulkan kesalahan operasional dan kebocoran data. Penelitian ini menerapkan algoritma enkripsi Advanced Encryption Standard (AES) 256-bit pada sistem penggajian di PT Matahati Bermakna Indonesia. Setiap karyawan dibekali kunci enkripsi pribadi untuk proses enkripsi dan dekripsi data gaji, sehingga menjaga kerahasiaan dan integritas informasi. Penelitian ini dilakukan menggunakan pendekatan rekayasa perangkat lunak (engineering method) dengan tahapan yang dirancang untuk menyelesaikan permasalahan keamanan dan efisiensi dalam proses penggajian di PT Matahati Bermakna Indonesia. Hasil penelitian menunjukkan nilai indeks persentase sebesar 84,23% yang masuk kategori “Sangat Baik”, mendukung bahwa penggunaan AES-256 efektif, diterima dengan baik oleh pengguna, dan mampu memenuhi kebutuhan keamanan data pada sistem penggajian digital. penerapan AES-256 efektif meningkatkan keamanan data penggajian serta mendukung digitalisasi sistem informasi secara aman dan efisien. Temuan ini diharapkan menjadi referensi bagi organisasi lain dalam mengembangkan sistem penggajian modern yang terpercaya.
Copyrights © 2026