Penelitian ini bertujuan untuk menghitung harga jual Krupuk Tayamum menggunakan metode total costing, yang mencakup semua biaya produksi dan non-produksi, dan membandingkannya dengan harga jual aktual UMKM. Pendekatan ini dipilih karena memungkinkan penetapan harga jual yang rasional, meningkatkan efisiensi, dan menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang. Penelitian ini mengadopsi metode kuantitatif dengan analisis kasus, data premier dikumpulkan melalui wawancara langsung dan observasi dengan pemilik UMKM Krupuk Tayamum. Hasilnya menunjukkan bahwa harga jual Krupuk Tayamum berdasarkan total costing adalah Rp18.047 per kg, secara signifikan lebih tinggi dari harga jual UMKM saat ini sebesar Rp12.000 per kg. Dengan demikian, harga jual berdasarkan metode total costing tercatat sekitar 50,39% lebih tinggi dibandingkan harga jual yang saat ini diterapkan oleh UMKM, menunjukkan adanya selisih yang cukup signifikan akibat belum diperhitungkannya seluruh komponen biaya secara menyeluruh. Diharapkan penelitian ini dapat menjadi referensi praktis bagi UMKM untuk menetapkan harga jual yang lebih akuntabel dan meningkatkan daya saing mereka.
Copyrights © 2025