Perencanaan dan pengendalian waktu serta biaya adalah faktor penting dalam menentukan keberhasilan proyek, termasuk proyek fabrikasi jembatan B-60 yang dikerjakan oleh PT XYZ. Penelitian ini bertujuan untuk menerapan metode Critical Path Metode (CPM) untuk menentukan jalur kritis dan membandingkan efektivitas strategi crashing dalam mempercepat pekerjaan proyek, dengan dua alternatif strategi crashing yaitu penambahan tenaga kerja dan penambahan jam kerja (lembur) selama 4 jam. Analisis ini dilakukan melalui pementaan kegiatan proyek, estimasi biaya dan waktu pada saat pengerjaan normal. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa jalur kritis proyek terdiri dari delapan kegiatan utama yang memiliki kontribusi signifikan terhadap total durasi. Penambahan tenaga kerja menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 86 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp. 156.217.011 Sementara itu, penambahan jam lembur selama 4 jam menghasilkan durasi pengerjaan proyek selama 90 hari kerja dengan total biaya proyek sebesar Rp. 172.013.879. Berdasarkan perbandingan efektivitas waktu dan biaya, alternatif penambahan tenaga kerja dinilai lebih efisien dan dipilih sebagai strategi crashing paling optimal dalam proyek ini
Copyrights © 2025