Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak yang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan persediaan akibat belum adanya sistem dan prosedur kerja yang terstandar. CV Five Brothers sebagai UMKM yang bergerak di bidang distribusi barang kebutuhan pokok mengalami permasalahan berupa pencatatan stok yang tidak konsisten dan penataan gudang yang kurang terorganisir karena belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) manajemen persediaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan SOP manajemen persediaan yang sesuai dengan kondisi operasional mitra. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan identifikasi permasalahan, perancangan SOP, implementasi melalui sosialisasi dan pendampingan, serta evaluasi penerapan SOP. Luaran utama kegiatan ini berupa dokumen SOP tertulis yang mencakup prosedur penerimaan barang, penataan dan penyimpanan persediaan, serta pengeluaran barang dengan penerapan prinsip FIFO (First in First Out). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SOP mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, memperbaiki konsistensi pencatatan stok, meningkatkan kerapian gudang, serta memperkuat koordinasi dan pengendalian internal. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas operasional UMKM dan dapat menjadi model pendampingan pengelolaan persediaan bagi UMKM sejenis.
Copyrights © 2025