Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah
Vol 9 No 2 (2025): Agustus

Analisis Kemampuan Numerasi Ditinjau Dari Kemandirian Belajar Siswa Kelas V Sekolah Dasar

Munawaroh, Reza Nurfadila (Unknown)
Yudi Purwoko, Riawan (Unknown)
Nurhidayai, Nurhidayai (Unknown)



Article Info

Publish Date
31 Aug 2025

Abstract

Pendidikan di Indonesia terus beradaptasi melalui perubahan kurikulum, seperti Kurikulum Merdeka, yang menekankan kemampuan numerasi sebagai kunci penalaran siswa. Kemampuan numerasi, yang esensial untuk memecahkan masalah sehari-hari dan berpikir kritis, masih menjadi tantangan di Indonesia, terbukti dari skor PISA yang rendah. Kondisi ini mendorong penerapan Asesmen Nasional, termasuk Asesmen Kompetensi Minimum (AKM) yang mengukur literasi numerasi. Pentingnya kemandirian belajar juga disoroti, karena siswa yang mandiri cenderung memiliki kemampuan pemecahan masalah yang lebih baik. Observasi di SD Negeri Kledungkradenan menunjukkan banyak siswa kesulitan dalam numerasi dan kurang mandiri, sering bergantung pada guru atau teman. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara kemampuan numerasi dan kemandirian belajar siswa di sekolah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan numerasi ditinjau dari kemandirian belajar siswa di kelas V Sekolah Dasar. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini siswa kelas V Sekolah Dasar Negeri Kledungkradenan yang berjumlah enam belas anak dan pemilihan subjek menggunakan Teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik angket, tes, catatan lapangan, wawancara dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan data menggunakan perpanjang pengamatan, triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Analisis data yang digunakan mengacu pada Miles dan Huberman yaitu 1) pengumpulan data; 2) reduksi data; 3) penyajian data: 4) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa siswa memiliki kemampuan numerasi dan kemandirian yang bervariasi yaitu tinggi, sedang dan rendah. Kemampuan numerasi siswa berkaitaan erat dengan kemampuan memecahan masalah. Siswa dengan kemandirian belajar tinggi menunjukan kemampuan yang lebih baik dalam menyelesaikan permasalahan. Sebaliknya, siswa dengan kemandirian rendah cenderung kesulitan dalam memecahkan permasalahan. Kemandirian belajar berperan penting dalam meningkatkan kemampuan numerasi siswa, terutama dalam konteks pemecahan masalah yang kontektual.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JPPMS

Publisher

Subject

Mathematics

Description

Jurnal Penelitian Pembelajaran Matematika Sekolah (JP2MS) memuat hasil-hasil penelitian ilmiah terkait upaya peningkatan mutu pembelajaran matematika di tingkat sekolah dasar dan ...