Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan permainan tradisional Pesapeyan Ling-Giling sebagai media pembelajaran matematika berbasis kearifan lokal Madura serta upaya pelestarian budaya daerah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan mengadaptasi model ADDIE yang dibatasi pada tahap Analysis, Design, dan Development. Tahap analisis dilakukan untuk mengidentifikasi potensi permainan dan keterkaitannya dengan konsep matematika, sedangkan tahap perancangan dan pengembangan difokuskan pada rekonstruksi permainan menjadi media pembelajaran yang memuat konsep pengukuran, geometri, keseimbangan, simetri, kecepatan, dan perbandingan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pesapèyan Ling-Giling memiliki potensi edukatif yang kuat dan dapat dikembangkan menjadi media pembelajaran matematika yang bersifat konkret dan kontekstual. Rekonstruksi permainan ini tetap mempertahankan nilai-nilai budaya Madura serta merepresentasikan kearifan lokal sebagai bagian dari proses pembelajaran. Dengan demikian, Pesapèyan Ling-Giling berpotensi menjadi alternatif media pembelajaran matematika berbasis budaya lokal yang inovatif dan relevan untuk dikembangkan lebih lanjut.
Copyrights © 2025