Penyakit cacing merupakan masalah kesehatan yang biasa dialami oleh anak-anak sekolah dasar salah satunya adalah enterobiasis. Kejadian enterobiasis disebabkan oleh perilaku anak yang jarang memperhatikan kebersihan diri serta sanitasi lingkungan yang buruk. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis faktor risiko infeksi cacing Enterobius vermicuralis pada urin siswa perempuan kelas 1-3 di SDN Pandanarum, Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Provinsi Jawa Tengah. Penelitian ini bersifat deskriptif dengan menggunakan metode pemeriksaan sedimentasi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, kuesioner, dan pemeriksaan secara mikroskopis terhadap sampel urin pagi pada 14 responden. Hasil penelitian menunjukan dari 14 sampel ditemukan 2 sampel (14,29%) positif telur cacing Enterobius vermicuralis. Responden yang terinfeksi memiliki kebiasaan buruk seperti tidak mencuci tangan sebelum makan dan membersihkan area genital dengan arah yang tidak sesuai. Penelitian ini menunjukan bahwa kebiasaan kebersihan diri berpengaruh terhadap terjadinya infeksi Enterobius vermicuralis, dan telur cacing tersebut dapat terdeteksi melalui pemeriksaan urin pada anak perempuan. Kata Kunci: Anak SD, Enterobius vermicuralis, Faktor risiko, urin.
Copyrights © 2025