Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas produk obat kolesterol 20 mg di PT Farmasi Pandaan dengan menggunakan metode Six Sigma. Proses penelitian dilakukan melalui lima tahapan DMAIC (Define, Measure, Analyze, Improve, Control), yang dimulai dengan identifikasi masalah kualitas produk, pengukuran kinerja proses melalui p-chart, perhitungan DPMO, sigma level, dan kapabilitas proses (Cp). Berdasarkan hasil pengolahan data bulan Januari 2025, diperoleh total cacat sebanyak 6.210 unit dari 500.000 unit produksi dengan DPMO sebesar 2.484 dan sigma level sekitar 4,4 σ, yang menunjukkan bahwa proses berada pada kategori cukup baik namun belum mencapai level world class. Analisis Pareto dan Fishbone Diagram menunjukkan lima jenis cacat utama yaitu wallet sobek, cavity penyok, karton terkelupas, printing buram, dan shipper sobek, yang seluruhnya ditetapkan sebagai Critical to Quality (CTQ). Implementasi perbaikan melalui penyesuaian mesin, standardisasi SOP, pelatihan operator, dan kontrol material diharapkan mampu menurunkan tingkat kecacatan dan meningkatkan stabilitas proses produksi.
Copyrights © 2025