Penelitian ini bertujuan menggambarkan karakteristik pasien TBC-DM yang menjalani terapi OAT di Klinik VCT RSUD Jayapura tahun 2024. Metode dalam Penelitian ini Adalah deskriptif kuantitatif menggunakan data sekunder rekam medis pasien TBC-DM tahun 2024 dengan teknik total sampling. Variabel meliputi usia, jenis kelamin, jenis dan lokasi TBC, metode diagnosis, kontrol gula darah, dan resistensi obat. Analisis dilakukan secara deskriptif. Sebagian besar pasien berada pada kelompok usia 46–65 tahun dengan rerata usia sekitar 56 tahun dan didominasi laki-laki. Mayoritas merupakan kasus baru dengan TBC paru dan diagnosis ditegakkan melalui konfirmasi bakteriologis serta radiologi. Sebagian besar pasien menunjukkan kontrol gula darah buruk, dan hanya sebagian kecil mengalami TBC resisten obat. Pasien TBC-DM didominasi usia dewasa hingga lanjut dengan kontrol glikemik tidak optimal, menegaskan perlunya integrasi layanan TBC-DM untuk meningkatkan keberhasilan terapi OAT.
Copyrights © 2026