Metode budidaya, kondisi habitat, dan komposisi lanskap memengaruhi keanekaragaman dan kelimpahan parasitoid Hymenoptera. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik lanskap, keanekaragaman, kelimpahan, dan komposisi parasitoid Hymenoptera, serta menganalisis pengaruh metode budidaya, kondisi habitat, dan komposisi lanskap terhadap keanekaragaman dan kelimpahan parasitoid di Kabupaten Malang, Jawa Timur. Sebanyak dua belas lokasi budidaya kubis dipilih, dengan radius 500 meter di sekitar setiap lokasi yang dipetakan untuk digitalisasi lanskap menggunakan aplikasi QGIS. Analisis data dilakukan dengan menggunakan Analysis of Similarity (ANOSIM) dan Generalized Linear Model (GLM) melalui perangkat lunak RStudio. Pada setiap lahan dilakukan sampling parasitoid Hymenoptera dengan menggunakan yellow pan trap selama 1x24 jam. Hasil penelitian diketahui bahwa karakteristik lanskap pada lokasi penelitian didominasi oleh tipe penggunaan lahan habitat alami dan lahan pertanian. Jumlah keanekaragaman spesies terbanyak adalah Braconidae (Braconidae sp.4) dan Scelionidae (Scelionidae sp.2). Jumlah individu paling melimpah yaitu dari Famili Tetracampidae. Cara budidaya seperti umur tanaman kubis berpengaruh positif terhadap keanekaragaman parasitoid Hymenoptera. Komposisi lanskap pada skala lanskap yaitu jumlah fragmen (patch) pertanian dan skala lahan seperti umur tanaman kubis memberikan pengaruh terhadap keanekaragaman parasitoid Hymenoptera. Hal tersebut menunjukkan bahwa parasitoid Hymenoptera lebih dipengaruhi oleh skala lahan daripada skala lanskap.
Copyrights © 2025