Tujuan penelitian ini untuk mengetahui karakteristik tekstur daging ayam afkir yang dimasak menggunakan air fryer dengan suhu pemasakan berbeda. Penelitian ini menggunakan daging dada ayam petelur afkir. Rancangan Acak Lengkap (RAL) digunakan dalam penelitian ini yang terdiri dari 5 perlakuan dan 4 ulangan. Perlakuan yang diberikan adalah A1: 160oC, A2: 170oC, A3: 180oC, A4: 190oC, dan A5: 200oC. Masing-masing perlakuan dimasak menggunakan air fryer selama 18 menit. Parameter yang diamati adalah tekstur daging ayam afkir yang terdiri dari hardness, cohesiveness, springness, gummines, chewingness, dan resilience. Hasil penelitian menunjukkan bahwa suhu pemasakan yang berbeda memberikan hasil yang berbeda nyata (p<0,05) terhadap tekstur: hardness, cohesiveness, springness, dan chewingness, namun memberikan hasil yang tidak berbeda nyata (p>0,05) terhadap gummines dan resilience. Kesimpulan penelitian adalah suhu 180°C merupakan suhu optimum untuk menghasilkan tekstur terbaik.
Copyrights © 2025