Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi jenis serangga hama yang terdapat pada beras eceran serta menganalisis mutu fisik tiga merek beras yang dipasarkan di tiga pasar tradisional di Kabupaten Serang, yaitu Pasar Tirtayasa, Pasar Begog, dan Pasar Dukuh. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret hingga Mei 2025 menggunakan rancangan tersarang (nested design) dengan dua faktor, yaitu lokasi pasar dan merek beras (SLYP Super RL Macho, SLYP Super OS, dan SLYP Super KM Karya Makmur). Parameter yang diamati meliputi jenis dan jumlah serangga hama, rasio jantan dan betina, derajat sosoh, kadar air, serta jumlah benda asing. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa Sitophilus oryzae merupakan spesies dominan yang ditemukan pada seluruh sampel dengan jumlah populasi tertinggi pada merek RL Macho di Pasar Tirtayasa. Kondisi suhu dan kelembapan pasar yang relatif tinggi (27–32°C dan 60–80%) mendukung perkembangan populasi hama tersebut. Keberadaan hama berpengaruh terhadap penurunan mutu fisik beras, ditunjukkan dengan meningkatnya persentase butir patah, menir, dan kadar air yang melebihi batas standar SNI. Berdasarkan hasil analisis, keberadaan S. oryzae sangat dipengaruhi oleh kondisi penyimpanan dan kadar air beras. Oleh karena itu, diperlukan penerapan sistem penyimpanan yang lebih higienis dan pengawasan mutu di tingkat pedagang untuk menekan populasi hama dan mempertahankan kualitas beras yang beredar di pasar tradisional Kabupaten Serang.
Copyrights © 2025