Bendungan memiliki manfaat yang diperoleh dari tampungan air yang besar sebagai sumber air. Semakin besar sumber air yang ditampung, maka semakin besar potensi risiko bagi masyarakat di bagian hilirnya karena kegagalan atau keruntuhan konstruksi bendungan. Mayoritas bendungan urugan tanah mengalami keruntuhan 35% karena overtopping. Berdasarkan hasil penelusuran banjir Bendungan Leuwikeris mengalami overtopping yaitu +160.351. Simulasi keruntuhan bendungan menggunakan HEC-RAS 2D dengan persamaan parameter keruntuhan Metode Froehlich 2008. Hasil keruntuhan diperoleh keruntuhan bendungan menghasilkan genangan seluas 189.2581 km² pada area hilir Bendungan Leuwikeris.
Copyrights © 2025