Dua bahan bakar yang populer untuk motor berbahan bakar gasoline adalah bensin, mempunyai kepadatan energi dan aksesibilitas yang tinggi dan bioethanol, menghasilkan lebih sedikit polusi. Tujuan penelitian bahan bakar bensin-bioethanol adalah untuk mengeksplorasi potensi manfaatnya dalam meningkatkan efisiensi bahan bakar serta menurunkan emisi pada mesin yang menggunakan gasoline. Metode yang diterapkan untuk mencapai tujuan adalah desain pra-eksperimental dengan studi observasi tunggal (one-shot case study), dimana variabel yang digunakan, variabel bebas adalah variasi prosentase gasoline dan bioethanol, sedangkan variabel terikat adalah performa motor (Daya, Torsi dan Emisi gas buang), variabel kontrol adalah temperature ruang dan temperatur kerja mesin (80OC - 90OC). Dengan hasil kadar HC dan Co menurun searah turunnya nilai RON, sementara Daya dan Torsi maksimal tertinggi dihasilkan pada penggunaan E0 atau 100 % pertalite dan maksimal terendah pada penggunaan E100 atau 100 % bioethanol. Berdasarkan hasil analisis dan pengujian yang dilakukan terhadap kinerja mesin Honda GLP2 dengan menggunakan bahan bakar campuran bioethanol dan pertalite. Semakin banyak konsentrasi bioethanol yang ditambahkan ke dalam pertalite, maka torsi dan daya akan semakin menurun. Sementara konsentrasi HC dan Co berkurang seiring dengan menurunnya nilai RON.
Copyrights © 2025