Perancangan ini mengembangkan desain motif batik sebagai seragam sekolah di MTS Negeri 2 Sidoarjo yang mengintegrasikan identitas lokal dengan kebutuhan pendidikan. Menggunakan metode kualitatif deskriptif, perancangan dilakukan melalui tiga tahap: riset lapangan dengan wawancara dan analisis motif eksisting, penentuan parameter desain, dan eksplorasi motif. Motif yang dikembangkan menggabungkan ikon khas Sidoarjo (udang dan bandeng) dengan logo sekolah untuk menciptakan identitas visual yang kuat. Hasil perancangan menghasilkan desain motif batik dengan nilai simbolik dan estetika tinggi yang mendukung kesejahteraan emosional siswa. Implementasi teknologi printing memungkinkan produksi massal yang efisien, sementara diferensiasi motif per angkatan memfasilitasi identifikasi kelas dan pengelolaan pembelajaran. Perancangan ini berkontribusi pada pengembangan desain batik kontemporer dalam konteks pendidikan, memberikan referensi bagi desainer dan pengrajin batik, serta mendorong pelestarian dan inovasi seni batik Indonesia. Temuan menunjukkan bahwa seragam batik berpotensi menjadi media ekspresi budaya yang memperkuat kebersamaan dan kebanggaan siswa terhadap identitas lokal dan sekolah.
Copyrights © 2025