Jurnal Riset Statistika
Volume 5, No. 2, Desember 2025, Jurnal Riset Statistika (JRS)

Penerapan Diagram Kendali T2 Hotelling Bootstrap pada Pemantauan Kualitas Udara Kota Jakarta

Isman Putra, Rafly (Unknown)
Suwanda (Unknown)



Article Info

Publish Date
26 Dec 2025

Abstract

Abstract. Air quality in Jakarta has fluctuated significantly due to vehicle emissions and industrial activities. Although it improved during the 2020 pandemic, data from the Jakarta Environment Agency shows an increase in pollutant concentrations in 2021. Therefore, air quality monitoring is important to detect changes that affect public health. This study applies the T² Hotelling Bootstrap Control Chart for individual data (n = 364) to monitor air quality that are not normally distributed. The individual approach is considered more representative for detecting changes in air conditions directly over time. The variables used were PM2.5, PM10, and NO₂, with daily data from 2021 and 2022. The 2021 data was used to determine the control limits for phase I, while 2022 was used for phase II. The Mardia normality test indicated that the data was not normally distributed, so the Bootstrap approach was used. In phase I, out-of-control points were removed until the conditions were in control. In Phase II, 176 out of 364 points exceeded the Upper Control Limit (UCL = 10.38), indicating a deviation from the reference condition. Investigations revealed that the primary causes were pollutant stagnation, transboundary air pollution, and local emissions contributing to the deterioration of Jakarta's air quality. Abstrak. Kualitas udara Kota Jakarta mengalami fluktuasi signifikan akibat emisi kendaraan dan aktivitas industri. Meski sempat membaik selama pandemi 2020, data Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menunjukkan peningkatan konsentrasi polutan pada 2021. Oleh karena itu, pemantauan kualitas udara menjadi penting untuk mendeteksi perubahan yang berdampak pada kesehatan masyarakat. Penelitian ini menerapkan Diagram Kendali T² Hotelling Bootstrap untuk data individu (n = 364) guna memantau kualitas udara yang tidak berdistribusi normal. Pendekatan individu dinilai lebih representatif untuk mendeteksi perubahan kondisi udara secara langsung dari waktu ke waktu. Variabel yang digunakan adalah PM2.5, PM10, dan NO₂, dengan data harian tahun 2021 dan 2022.Data 2021 digunakan untuk menentukan batas kendali fase I, sedangkan 2022 sebagai fase II. Uji normalitas Mardia menunjukkan data tidak normal, sehingga digunakan pendekatan Bootstrap. Pada fase I, terdapat titik out of control yang dihapus hingga kondisi in control tercapai. Di fase II, sebanyak 176 dari 364 titik melampaui Batas Kendali Atas (BKA = 10,38), menunjukkan adanya sinyal penyimpangan dari kondisi referensi. Investigasi menunjukkan penyebab utamanya adalah stagnasi polutan, transboundary air pollution, dan emisi lokal yang berkontribusi terhadap memburuknya kualitas udara Kota Jakarta.

Copyrights © 2025






Journal Info

Abbrev

JRS

Publisher

Subject

Decision Sciences, Operations Research & Management Mathematics

Description

Jurnal Riset Statistika (JRS) adalah jurnal peer review dan dilakukan dengan double blind review yang mempublikasikan kajian teoritik dan hasil riset terhadap isu-isu empirik dalam sub kajian statistika. JRS ini dipublikasikan pertamanya 2021 dengan eISSN 2798-6578 yang diterbitkan oleh UPT ...