Studi ini memiliki tujuan untuk menganalisis secara empiris bagaimana beban pajak tangguhan, aset pajak tangguhan, dan perencanaan pajak terhadap praktik manajemen laba. Metode kuantitatif digunakan sebagai pendekatan pada riset ini. Laporan tahunan perusahaan pada sektor consumer non-cyclicals yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) periode 2020-2023 menjadi objek dalam penelitian. Sampel ditetapkan melalui metode purposive sampling. Teknik analisis yang diterapkan dalam studi ini yaitu analisis regresi linear berganda dengan mengaplikasikan IBM SPSS versi 25. Pengujian regresi linear berganda membuktikan ketiga variabel beban pajak tangguhan, aset pajak tangguhan, dan perencanaan pajak secara simultan berpengaruh signifikan pada manajemen laba perusahaan. Atas dasar pengujian secara parsial memperlihatkan hanya beban pajak tangguhan yang mempengaruhi manajemen laba, sementara aset pajak tangguhan serta perencanaan pajak tidak memberikan pengaruh.
Copyrights © 2025