Investigasi empiris ini menyajikan sebuah model analisis yang bertujuan untuk membedah determinan-determinan yang membentuk valuasi perusahaan di industri konstruksi Indonesia. Studi ini secara spesifik menelaah bagaimana nilai sebuah entitas bisnis dibentuk oleh interaksi antara kondisi fundamental makroekonomi, kapabilitas fundamental mikro korporat, dan kebijakan struktur permodalan. Kontribusi distingtif dari riset ini adalah pemodelan performa finansial sebagai sebuah variabel mediasi, yang memungkinkan identifikasi mekanisme transmisi tidak langsung antara variabel-variabel anteseden dengan nilai akhir perusahaan. Melalui aplikasi metode analisis jalur (path analysis) terhadap data sekunder laporan keuangan selama periode lima tahun, temuan kunci mengindikasikan bahwa faktor-faktor internal perusahaan merupakan prediktor signifikan bagi peningkatan kinerja finansial. Performa finansial selanjutnya terbukti berfungsi sebagai jembatan mediasi yang efektif, di mana pengaruh positif dari fundamental mikro secara signifikan tersalurkan kepada nilai perusahaan melalui variabel ini. Sebaliknya, baik kondisi makroekonomi maupun keputusan struktur modal tidak menunjukkan adanya pengaruh yang signifikan secara statistik. Hasil penelitian ini memberikan afirmasi kuat bahwa kapabilitas internal adalah determinan paling dominan dalam pembentukan kinerja dan valuasi di sektor konstruksi, mengimplikasikan bahwa strategi korporat yang berfokus pada efisiensi operasional dan optimalisasi finansial merupakan jalur paling efektif untuk penciptaan nilai pemegang saham.
Copyrights © 2025