Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pelatihan dan kompetensi terhadap kinerja serta implikasinya pada pengembangan karier Aparatur Sipil Negara (ASN) tenaga kependidikan di Universitas Palangka Raya (UPR). Menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei, penelitian ini melibatkan 139 responden yang dipilih melalui purposive sampling dengan analisis data menggunakan path analysis (Smart PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan tidak berpengaruh signifikan terhadap kinerja maupun pengembangan karier, sedangkan kompetensi terbukti menjadi faktor dominan yang berpengaruh positif dan signifikan terhadap kedua variabel tersebut. Selain itu, ditemukan bahwa kinerja memediasi hubungan antara kompetensi dan pengembangan karier, namun tidak memediasi hubungan antara pelatihan dan pengembangan karier. Implikasi studi ini menyarankan perlunya evaluasi program pelatihan agar lebih relevan dengan kebutuhan pekerjaan serta penguatan kompetensi sebagai basis utama pengembangan karier ASN.
Copyrights © 2026