Riset ini bertujuan mengkaji pengaruh penerapan green accounting dan ukuran perusahaan terhadap kinerja lingkungan, dengan profitabilitas sebagai variabel moderasi pada perusahaan manufaktur yang terdaftar di BEI periode 2021–2024. Pendekatan yang digunakan bersifat kuantitatif dengan desain kausal. Sampel terdiri atas 18 perusahaan manufaktur yang dipilih melalui metode purposive sampling, menghasilkan 72 observasi selama empat tahun. Data diperoleh dari laporan tahunan perusahaan serta situs resmi KLHK, kemudian dianalisis menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12. Hasil penelitian mengungkapkan bahwa green accounting dan ukuran perusahaan berpengaruh signifikan terhadap kinerja lingkungan; profitabilitas memperkuat pengaruh green accounting, namun tidak memoderasi hubungan antara ukuran perusahaan dan kinerja lingkungan. Hasil ini menegaskan pentingnya penerapan green accounting sebagai strategi keberlanjutan untuk memperbaiki kinerja lingkungan, sementara profitabilitas belum sepenuhnya menjadi faktor pendorong komitmen lingkungan bagi perusahaan berskala besar.
Copyrights © 2025