Tujuan: Studi bermaksud untuk meneliti faktor keuangan dan non-keuangan yang memperngaruhi nilai perusahaan, khususnya melalui peran struktur modal, intellectual capital, dan struktur kepemilikan dengan dugaan bahwa pengelolaan utang secara optimal serta pemanfaatan sumber daya intelektual yang efektif dapat meningkatkan nilai perusahaan. Desain Penelitian dan Metodologi: Studi ini menerapkan pendekatan kuantitatif eksplanatif dengan mengolah 90 data observasi yang diperoleh dari 18 perusahaan sektor kesehatan yang tercatat di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada rentang waktu 2019–2023. Regresi data panel digunakan untuk menganalisis data. Hasil dan pembahasan: Temuan membuktikan struktur modal dan kepemilikan asing berpengaruh terhadap nilai perusahaan, sebaliknya human capital, structural capital, capital employed, dan kepemilikan pemerintah tidak berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Implikasi: Temuan ini menunjukkan bahwa penguatan struktur modal dan keterlibatan investor asing berperan penting dalam praktik pengambilan keputusan perusahaan, sehingga kebijakan pendanaan dan tata kelola perlu diarahkan pada peningkatan transparansi dan akuntabilitas. Sementara itu, tidak signifikannya peran intellectual capital dan kepemilikan pemerintah menandakan perlunya evaluasi kebijakan pengungkapan aset tidak berwujud dan efektivitas mekanisme pengawasan. Penelitian selanjutnya disarankan memperluas periode serta menambahkan variabel lain dan cakupan data guna memperoleh pemahaman yang lebih menyeluruh mengenai pembentuk nilai perusahaan.
Copyrights © 2026