Pendidikan Indonesia saat ini mengalami berbagai perubahan signifikan guna meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil didik siswa. Upaya yang digunakan pemerintah adalah melalui kurikulum merdeka. Salah satu pendekatan yang menjadi fokus pada kurikulum ini ialah pembelajaran berdiferensiasi. Namun penerapan pendekatan ini tidaklah mudah terutama pada pembelajaran matematika yang dianggap sulit dan memerlukan pemahaman konsep yang kuat oleh siswa. Keterbatasan waktu maupun jumlah siswa untuk kelas besar menjadi tantangan umum yang dihadapi guru. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi tantangan-tantangan yang dihadapi guru dalam menerapkan pembelajaran berdiferensiasi pada mata pelajaran matematika dalam implementasi kurikulum merdeka. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data penelitian berupa wanwancara dan observasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat beberapa tantangan yang dialami guru sekolah dasar pada proses pembelajaran matematika di kelas, seperti keterbatasan sumber daya, perbedaan gaya belajar siswa, dan kesiapan guru dalam mengajar.
Copyrights © 2025