Penelitian ini berfokus tentang etnomatematika dalam proses panen kopi tradisional di Jember, khususnya di Desa Darungan yang terletak di Kecamatan Tanggul, dengan penekanan pada elemen matematis yang tersembunyi di dalam strategi pemetikan buah, penentuan waktu panen, dan sistem pembagian hasil panen. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengungkap pola matematis seperti algoritma, proporsi, dan periodisitas yang secara intuitif muncul dalam praktik panen kopi, yang memiliki nilai ekonomi dan kultural. Selain meninjau literatur yang relevan, metode yang digunakan melibatkan wawancara dengan pemetik kopi tradisional sekaligus pemilik kebun yang berpengalaman. Narasumber utama dalam penelitian ini adalah bapak Aman Nashiruddin yang merupakan salah satu pemetik kopi di desa Darungan. Data penelitian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengetahuan lokal masyarakat asli mencerminkan pola optimasi jalur pemetikan, estimasi volume panen secara visual, dan konsep proporsionalitas dalam pembagian hasil. Diharapkan bahwa penelitian ini dapat mengembangkan dan menambah pengetahuan dalam bidang etnomatematika berbasis budaya lokal di Jember dan juga memperkaya bahan ajar matematika kontekstual.
Copyrights © 2025