Penelitian ini menganalisis pemanfaatan Instagram sebagai media promosi untuk meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan pada objek wisata Air Terjun Tiu Kelep di Desa Senaru, Lombok Utara. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan SWOT untuk mengidentifikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman dalam strategi promosi digital. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta analisis insight pada akun Instagram @mandis1799. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi konten melalui visual storytelling, penggunaan hashtag, geotag, Instagram Story, serta kolaborasi dengan influencer mampu meningkatkan jangkauan audiens dan interaksi secara signifikan. Setelah strategi diterapkan, jumlah penjualan tiket dan kunjungan meningkat dari 9.187 menjadi 16.615 pada periode yang sama. Temuan ini membuktikan bahwa Instagram efektif sebagai instrumen branding destinasi wisata dan dapat digunakan secara strategis dalam memperkuat promosi pariwisata berbasis alam. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis terhadap kajian pemasaran digital serta rekomendasi praktis bagi pengelola wisata dalam mengoptimalkan komunikasi pemasaran melalui media sosial.
Copyrights © 2025