Hipertensi merupakan penyakit kronis yang tidak dapat disembuhkan namun dapat dikendalikan melalui manajemen farmakologis dan non-farmakologis. Salah satu strategi non-farmakologis yang berperan penting adalah peningkatan efikasi diri pasien dalam melakukan perawatan diri. Hasil identifikasi awal di wilayah mitra menunjukkan bahwa sebagian besar penderita hipertensi belum memiliki kesadaran dan kemampuan yang memadai dalam melakukan perawatan diri. Sehingga hal ini menjadi dasar perlunya intervensi berbasis manajemen non farmakologis untuk meningkatkan efikasi diri penderita hipertensi, sehingga akan berdampak pada kemampuan perawatan diri pasien. Tujuan dari kegiatan pengabdian ini yaitu untuk meningkatkan efikasi diri pada penderita hipertensi. Metode pelaksanaan pengabdian dilakukan melalui beberapa tahapan yang meliputi identifikasi permasalahan mitra, penyusunan rencana intervensi, pelaksanaan edukasi kesehatan tentang hipertensi, serta pelatihan peningkatan efikasi diri melalui pendekatan manajemen non-farmakologis, Pengabdian dilakukan pada 20 orang penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi. Setelah pelaksanaan kegiatan pengabdian, Hasil menunjukkan peningkatan rerata skor efikasi diri dari 3,29 menjadi 3,64 setelah intervensi. Adanya peningkatan efikasi diri diharapkan dapat meningkatkan kemampuan perawatan diri khususnya dalam mengendalikan tekanan darah
Copyrights © 2026