Perikanan tangkap skala kecil berperan penting dalam ketahanan pangan dan ekonomi masyarakat pesisir, namun menghadapi tantangan berupa eksploitasi berlebih dan rendahnya daya saing nelayan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis karakteristik perikanan tangkap skala kecil, kondisi sosial ekonomi nelayan, serta menyusun strategi pengelolaan berkelanjutan di Kabupaten Tegal. Penelitian dilakukan pada Agustus 2023 dengan metode survei dan wawancara terhadap 60 nelayan dan pemangku kepentingan terkait. Analisis data secara deskriptif dan menggunakan pendekatan SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats). Hasil penelitian menunjukkan bahwa alat tangkap utama meliputi gemplo, badong, trammel net, pancing, payang, dan arad dengan produktivitas tertinggi pada alat tangkap gemplo (0,59 ton/trip). Mayoritas nelayan berpendidikan SD (91,67 %) dan berpendapatan Rp 2,19–4,23 juta/bulan. Analisis SWOT menunjukkan posisi strategi pada kuadran I (agresif), sehingga strategi prioritas meliputi optimalisasi pelabuhan dan TPI untuk pelatihan dan asuransi nelayan, peningkatan nilai tambah hasil tangkapan melalui ekspor dan cold storage, serta penguatan kelembagaan HNSI dan KUB.
Copyrights © 2025