Penelitian ini membandingkan implementasi International Financial Reporting Standards (IFRS) di Uni Emirat Arab (UEA) dan Indonesia. Studi kualitatif mengeksplorasi sejarah, proses adopsi, dan tantangan implementasi IFRS di kedua negara. UEA telah sepenuhnya mengadopsi IFRS sejak 2015, bertujuan meningkatkan kepercayaan investor. Indonesia memulai konvergensi IFRS pada 2012 dan masih dalam proses penyelarasan. Penelitian menemukan perbedaan signifikan dalam pendekatan adopsi, dengan UEA telah mencapai pengakuan internasional, sementara Indonesia masih menyesuaikan dengan konteks lokal. Tantangan utama meliputi perbedaan budaya bisnis, kebutuhan adaptasi lokal, dan keterbatasan sumber daya manusia. Penelitian menyarankan berkelanjutan harmonisasi standar, peningkatan pelatihan, dan pertimbangan konteks lokal dalam penerapan IFRS.
Copyrights © 2025