Penelitian ini menelaah istilah Jahannam, Jahīm, dan Saqar dalam Al-Qur’an melalui pendekatan Tafsir Maudhu‘i guna mengidentifikasi makna dasar, cakupan semantik, serta hubungan hierarkis di antara ketiganya dalam konteks Saba’u Abwāb (tujuh pintu neraka). Temuan penelitian menunjukkan bahwa ketiga istilah tersebut tidak bersifat sinonim, melainkan menggambarkan tingkatan azab yang berbeda sesuai akar linguistik dan konteks penggunaannya dalam ayat-ayat Al-Qur’an. Jahannam menggambarkan tempat kembali yang luas, dalam, dan gelap; Jahīm menyoroti kobaran api yang sangat dahsyat; sementara Saqar menghadirkan deskripsi azab paling berat yang membakar habis tanpa menyisakan apa pun. Berdasarkan analisis ayat-ayat terkait, penelitian ini menyimpulkan adanya susunan hierarkis yang menempatkan masing-masing istilah pada tingkat yang berbeda dalam struktur tujuh pintu neraka, sehingga mengungkap kompleksitas konsep azab serta manifestasi keadilan Ilahi dalam perspektif eskatologi Islam.
Copyrights © 2025