Dalam industri manufaktur, otomatisasi proses produksi menjadi kunci dalam meningkatkan efisiensi, konsistensi, dan kualitas hasil produksi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan Proses Automation Machine Welding untuk pengelasan product drag link di PT. Indo Integral Sekawan, khususnya dalam hal prinsip kerja, parameter proses, dan kualitas hasil las yang dihasilkan. Metode penelitian yang digunakan adalah observasi langsung terhadap proses pengelasan otomatis, termasuk pengamatan terhadap pengaturan parameter mesin seperti arus, tegangan, kecepatan rotasi, serta penggunaan sensor dan jig dalam sistem. Hasil praktik menunjukkan bahwa penerapan Automation Machine Welding mampu menghasilkan pengelasan yang presisi dan sesuai standar, meskipun masih ditemukan beberapa potensi cacat akibat pengaturan parameter yang kurang tepat, sisa kawat, atau kesalahan sensor. Pemeriksaan visual, pengukuran dimensi, serta sistem identifikasi produk cacat menjadi bagian penting dari sistem kendali mutu. Kesimpulan dari kegiatan ini menegaskan bahwa otomatisasi las mampu meningkatkan mutu produksi, dengan rekomendasi peningkatan seperti penambahan sensor indikator sisa kawat dan pemantauan tekanan gas secara real-time untuk hasil yang lebih optimal.
Copyrights © 2026