Kegiatan praktikum sangat penting diterapkan dalam pembelajaran IPA. Praktikum adalah bentuk manifestasi dan strategi pembelajaran yang dapat menuntut siswa untuk dapat menggunakan pengetahuan yang telah didapat dari proses ilmiah. Berbagai materi praktikum pada umumnya mengungkap fakta-fakta sains maupun teori sains, namun sangat disayangkan sebagian besar praktikum hanya dilakukan melalui tahap kegiatan yang sudah terperinci dan tinggal diikuti siswa seperti halnya resep makanan. Kegiatan praktikum pada pembelajaran IPA seharusnya dilakukan pada setiap level pendidikan, terutama harus mulai diterapkan pada siswa di level sekolah Dasar (SD). SD merupakan tempat formal pertama kali siswa mendapatkan pembelajaran sains, sehingga menjadi waktu yang tepat bagi siswa untuk belajar sains agar memiliki konsep sains yang kuat di usia dini. Oleh karena itu, sangat penting bagi seorang guru SD dapat mendesain praktikum IPA Sdsesuai dengan konteks dan konten budaya lokal setempat. Kegiatan ini bertujuan untuk menyamakan pemahaman konsep dasar IPA bagi guru-guru SD di Kabupaten Ngada, mengingat beberapa orang guru SD memiliki latar belakang pendidikan yang berbeda untuk mengajar IPA. Kegiatan ini memberikan penguatan bagi guru SD dalam mendesain kegiatan praktikum pada mata pelajaran materi IPA sesuai dengan konteks dan konten budaya lokal setempat. Kegiatan penguatan berupa penguatan guru dalam mengembangkan praktikum IPA berbasis etnosains bagi guru-guru SD yang bersifat sederhana, melalui tahapan praktek, diskusi, dan evaluasi.
Copyrights © 2026