Jurnal Medika: Medika
Vol. 5 No. 1 (2026)

Implementasi Community Mobilization oleh Kader untukPromosi TB dan Stunting

OD Sariningsih (Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Gurdani Yogisutanti (Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Roselina Tambunan (Program Profesi Ners, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Srihesty Manan (Program Studi S1 Keperawatan, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Yuliati Widiastuti (Program Studi D3 Kebidanan, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Monika Ginting (Program Studi D3 Kebidanan, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Mutiara Sani (Program Studi S1 Keperawatan, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Puri Rahayu (Program Studi S1 Gizi, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Sinta Pitriah (Program Studi S1 Keperawatan, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Sandra Sentiaji (Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Witri Bagea (Program Studi D3 Kebidanan, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Asril Faisal (Program Studi S1 Kesehatan Masyarakat, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)
Juan Abisha Wicaksono (Program Studi D3 Kebidanan, Institut Kesehatan Immanuel Bandung)



Article Info

Publish Date
17 Jan 2026

Abstract

Tuberkulosis (TB) dan stunting merupakan dua permasalahan kesehatan prioritas nasional yang masih memiliki prevalensi tinggi, terutama di wilayah dengan keterbatasan akses informasi dan layanan kesehatan. Upaya promotif berbasis masyarakat menjadi strategi penting dalam memperkuat pencegahan keduanya. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan pendekatan community mobilization untuk memperkuat peran kader sebagai penggerak edukasi TB dan stunting di komunitas. Metode kegiatan meliputi pelatihan partisipatif bagi lima kader, pendampingan lapangan, serta pelaksanaan penjaringan sasaran pada ibu hamil dan keluarga balita. Data dikumpulkan melalui pretest–posttest, formulir penjaringan, serta lembar observasi aktivitas kader. Hasil menunjukkan peningkatan kemampuan kader dalam memberikan edukasi, bertambahnya cakupan sasaran yang dijangkau, dan meningkatnya partisipasi keluarga dalam kegiatan promosi kesehatan. Kader juga mampu membangun komunikasi dua arah dengan masyarakat dan mendorong komitmen keluarga untuk melakukan pencegahan dini TB dan stunting. Temuan ini menunjukkan bahwa community mobilization efektif dalam mendorong perubahan perilaku dan memperkuat peran kader sebagai ujung tombak promosi kesehatan di tingkat desa. Secara keseluruhan, kegiatan ini memberikan kontribusi terhadap percepatan eliminasi TB dan penurunan stunting melalui pendekatan pemberdayaan komunitas.

Copyrights © 2026






Journal Info

Abbrev

medika

Publisher

Subject

Dentistry Health Professions Medicine & Pharmacology Nursing Public Health

Description

Jurnal Medika: Medika adalah jurnal yang mempublikasikan hasil pengabdian masyarakat bidang kesehatan. Jurnal pengabdian masyarakat Medika di terbitkan oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LP2M) Universitas Pahlwan Tuanku Tambusai. Jurnal ini berisikan artikel berkenaan dengan hasil ...