Hipertensi merupakan penyakit tidak menular (PTM) dengan prevalensi tinggi pada lanjut usia (lansia), terutama karena perubahan fisiologis akibat proses penuaan. Lanjut usia (lansia) yang tinggal di Panti Werdha memiliki potensi lebih besar mengalami hipertensi karena keterbatasan aktivitas fisik dan dukungan sosial. Tujuan pengabdian ini adalah untuk mengetahui efektivitas penyuluhan edukasi perilaku CERDIK dan skrining hipertensi dalam meningkatkan pengetahuan serta mendeteksi dini hipertensi pada lansia. Metode kegiatan dilakukan melalui edukasi dan skrining PTM terhadap 50 lansia di Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera, Martapura, Kalimantan Selatan. Edukasi dilakukan dengan pendekatan interaktif, sedangkan skrining menggunakan pengukuran tekanan darah. Evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan adalah rata-rata nilai pre-test adalah 70, meningkat menjadi 90 pada post-test. Skrining menunjukkan bahwa 66% peserta mengalami hipertensi yang sebagian besarnya tergolong hipertensi stage 2 (67%). Edukasi CERDIK terbukti efektif meningkatkan pemahaman dan kesadaran lansia dalam pencegahan PTM. Kesimpulannya adalah intervensi edukasi dan skrining hipertensi dapat meningkatkan kesadaran dan deteksi dini hipertensi pada lansia. Program ini direkomendasikan untuk diterapkan secara berkelanjutan di lembaga serupa.
Copyrights © 2026