Tingkat prevalensi anemia pada remaja putri masih tinggi. Kurangnya kecukupan gizi akibat kebiasaan makan kurang sehat menjadi perhatian karena menjadi salah satu pemicu anemia. Meskipun pemerintah sudah melakukan upaya untuk memenuhi kebutuhan gizi, yaitu dengan memberikan Tablet Tambah Darah dan mencanangkan Program Makan Bergizi Gratis, namun kesadaran remaja putri tentang anemia dan gizi perlu diperkuat. Edukasi dan sosialisasi terkait anemia dan gizi menjadi kebutuhan, yaitu dengan memanfaatkan pengaruh teman sebaya. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini yaitu meningkatan pengetahuan dan keterampilan siswa tentang pencegahan masalah anemia pada remaja (khususnya pada remaja putri) dan menginisiasi terbentuknya kader dan posyandu remaja melalui pemberdayaan warga di sekolah. Khalayak sasaran pada pengabdian ini yaitu seluruh siswa-siswi yang terlibat dalam ekstrakulikuner Palang Merah Remaja yang disiapkan sebagai kader kesehatan di Sekolah Menengah Aatas Negeri 1 Depok, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta. Hasil dari evaluasi kegiatan diketahui bahwa siswa-siswi yang terlibat aktif dalam forum diskusi serta mampu menyusun dan memperagakan sekenario konseling teman sebaya dengan tema anemia. Siswa-siswi Palang Merah Remaja yang telah mengikuti edukasi pada pengabdian ini diharapkan dapat menerapkan konseling teman sebaya dengan tema anemia pada remaja. Konseling tersebut sebagai salah satu upaya pencegahan terjadinya anemia terutama pada remaja putri di SMKN 1 Depok, Sleman, D.I Yogyakarta.
Copyrights © 2026