Anemia pada remaja puteri masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan dan berpotensi berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan. Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) memiliki peran strategis sebagai wahana promosi dan pencegahan masalah kesehatan remaja, termasuk anemia, baik di wilayah pedesaan maupun perkotaan. Tujuan Penguatan Manajemen Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) Dalam Pencegahan Anemia Remaja Puteri di Wilayah Pedesaan dan Perkotaan. Metode dilakukan dengan pendekatan narrative review. Hasil telaah menunjukkan bahwa keberhasilan pencegahan anemia melalui UKS sangat dipengaruhi oleh aspek manajemen, meliputi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan program. Perbedaan karakteristik wilayah pedesaan dan perkotaan turut memengaruhi efektivitas implementasi UKS, terutama terkait ketersediaan sumber daya, dukungan kebijakan sekolah, serta tingkat literasi kesehatan remaja. Penguatan kolaborasi lintas sektor antara sekolah, puskesmas, dan pemangku kepentingan lokal terbukti meningkatkan efektivitas program UKS dalam pencegahan anemia. Kesimpulannya, penguatan manajemen UKS yang adaptif terhadap konteks wilayah merupakan kunci dalam meningkatkan keberhasilan upaya pencegahan anemia pada remaja puteri.
Copyrights © 2026