Remaja merupakan kelompok usia transisi yang mengalami pertumbuhan pesat, sehingga membutuhkan asupan gizi yang cukup untuk mencegah masalah gizi ganda, yaitu kekurangan gizi dan obesitas. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di SMA Plus Babussalam Bandung mengenai pentingnya menerapkan pola makan yang seimbang sebagai langkah pencegahan masalah kesehatan di masa depan. Metode yang digunakan adalah penyuluhan dalam satu kali pertemuan dengan tahapan pre-test, ceramah interaktif menggunakan media power point, diskusi tanya jawab, dan post-test untuk mengukur hasil edukasi yang diterima oleh 21 peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan secara signifikan, dimana kategori “Baik” meningkat dari 90,48% pada pre-test menjadi 100% pada post-test. Meskipun menghadapi kendala seperti keterbatasan fasilitas pengeras suara dan waktu, kegiatan tetap berjalan efektif dalam meningkatkan literasi gizi peserta. Kesimpulannya, penyuluhan ini sukses dalam memberikan pemahaman mengenai gizi seimbang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi landasan dalam pengembangan edukasi gizi yang berkesinambungan sehingga mampu mendukung pembentukan dan penerapan perilaku hidup sehat pada remaja secara berkelanjutan.
Copyrights © 2026