Pendahuluan Kualitas tidur merupakan kepuasaan seseorang terhadap tidur yang dimana seseorang itu dapat dengan mudah dalam memulai tidur dan mempertahankan tidurnya, kualitas tidur sendiri dapat digambarkan dengan melihat lama waktu tidur, nyenyak selama tidur, serta merasa segar ketika bangun dan kualitas tidur juga dapat mempengaruhi kesehatan dan kualitas hidup secara keseluruhan (Delaune & Ladner, 2011). Salah satu faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang bayi adalah terpenuhinya kebutuhan tidurnya. Salah satu rangsangan bagi perkembangan otak adalah tidur. Saat anak tidur, hormon pertumbuhan akan dikeluarkan dari tubuh sekitar 75%, karena saat bayi tertidur, proses pembaruan sel akan lebih cepat dibandingkan saat ia bangun. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui kualitas tidur bayi setelah dilakukan pemijatan. Metodologi Desain penelitian yang digunakan adalah one group pre test-post test design. Populasi dalam penelitian ini adalah ibu yang memiliki balita usia 6-24 bulan di Desa Sidoarum Godean Sleman yang berjumlah 109 orang. Teknik sampling yang dipakai yaitu purposive sampling. Uji statistik yang digunakan yaitu Wilcoxon Test.Hasil Hasil dari penelitian ini adalah ada hubungan antara pijat bayi dengan kualitas tidur bayi dengan P-Value <0,005. Diskusi perlu ditingkatkan kembali pemijatan bayi oleh orang tua
Copyrights © 2026