Stroke merupakan salah satu penyebab utama kecacatan jangka panjang yang dapat mengganggu berbagai fungsi tubuh, baik fisik maupun kognitif. Rehabilitasi pasca stroke sangat diperlukan untuk membantu pasien pulih dan meningkatkan kualitas hidup mereka. Namun, proses pemulihan seringkali menghadapi berbagai hambatan, baik fisik maupun psikologis. Salah satu faktor penting yang mendukung keberhasilan rehabilitasi adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran dukungan keluarga dalam keberhasilan rehabilitasi pasien pasca stroke di RSUD Pringsewu. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 55 pasien stroke non-hemoragik yang sedang menjalani rehabilitasi di RSUD Pringsewu. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan observasi langsung, dan kemudian dianalisis menggunakan uji statistik Chi-Square untuk melihat hubungan antara dukungan keluarga dan keberhasilan rehabilitasi. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan signifikan antara dukungan keluarga dan kepatuhan pasien dalam menjalani rehabilitasi pasca stroke (p-value = 0,001). Pasien yang mendapat dukungan keluarga memiliki peluang 8,16 kali lebih besar untuk patuh mengikuti terapi dibandingkan dengan mereka yang tidak mendapatkan dukungan keluarga. Temuan ini menegaskan betapa pentingnya peran keluarga dalam mendukung pemulihan pasien stroke, serta memberikan rekomendasi agar rumah sakit lebih giat memberikan edukasi kepada keluarga pasien mengenai pentingnya dukungan berkelanjutan untuk keberhasilan rehabilitasi.
Copyrights © 2026