Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak media sosial terhadap perilaku konsumsi produk lokal di Indonesia dalam konteks transformasi digital dan penguatan ekonomi kerakyatan. Media sosial telah mengubah lanskap pemasaran dan pola konsumsi masyarakat, menciptakan peluang sekaligus tantangan bagi pelaku usaha produk lokal. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan studi pustaka (library research) melalui analisis literatur ilmiah, laporan industri, data statistik media sosial, serta kajian perilaku konsumen digital dari tahun 2020-2025. Hasil kajian menunjukkan bahwa media sosial memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan brand awareness, preferensi, dan keputusan pembelian produk lokal melalui beberapa mekanisme utama: digital storytelling yang membangun emotional branding, social proof melalui review dan testimoni konsumen, influencer marketing yang memperluas jangkauan pasar, serta kemudahan akses informasi dan transaksi melalui integrasi e-commerce. Platform seperti Instagram, TikTok, dan Facebook menjadi media promosi efektif yang memungkinkan UMKM lokal berkompetisi dengan brand besar. Namun, tantangan berupa literasi digital rendah, keterbatasan modal promosi, persaingan konten yang ketat, dan kesenjangan infrastruktur digital masih menghambat optimalisasi media sosial. Penelitian merekomendasikan strategi pengembangan konten autentik berbasis kearifan lokal, kolaborasi dengan micro-influencer, pemanfaatan fitur e-commerce terintegrasi, serta penguatan ekosistem digital melalui pelatihan dan dukungan pemerintah untuk memaksimalkan potensi media sosial dalam mendorong konsumsi produk lokal..
Copyrights © 2026