Baja AISI 4340 cukup masif digunakan di bidang industri, terutama pada aplikasi yang memerlukan kekuatan tarik tinggi seperti pada pembuatan perlengkapan pesawat, otomotif, penempaan, pembentukan, spare part mesin, dan cetakan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui nilai optimum parameter pemesinan dan mengidentifikasi faktor yang paling berpengaruh terhadap tingkat kelurusan hasil pemesinan baja AISI 4340. Proses peembubutannya dilakukan memakai mesin bubut Precision Lathe Machine 410 x 1000 mm. Penelitian ini menggunakan metode Taguchi dan Analysis of Variance (ANOVA) untuk mendapatkan optimal parameter proses. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi parameter yang optimal diperoleh pada putaran spindel 900 rpm; gerak makan 0,15 mm/putaran; dan kedalaman potong sebesar 0,5 mm. Faktor yang memberikan pengaruh paling besar terhadap kelurusan adalah putaran spindel sebesar 36,79%, diikuti oleh kedalaman potong sebesar 34,21%. Sementara itu, gerak makan memberikan pengaruh paling kecil sebesar 0,14%. Jadi, kesimpulan penelitian ini adalah putaran spindel dan kedalaman potong merupakan parameter yang signifikan dalam memengaruhi kualitas kelurusan pada proses pemesinan baja AISI 4340.
Copyrights © 2025