Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan wawasan yang lebih mendalam tentang pengaruh media sosial dalam sektor pariwisata di Kalimantan Selatan, serta memberikan rekomendasi strategis bagi pengelola destinasi wisata dan pemangku kepentingan lainnya untuk memanfaatkan media sosial sebagai alat pemasaran yang lebih efektif. Adapun teknik penelitian yang digunakan adalah wawancara, kuesioner, dan studi literatur pada wisatawan yang pernah berkunjung ke tempat wisata di Kalimantan Selatan. Evaluasi informasi yang digunakan adalah analisis deskriptif dan regresi sederhana. Hasil temuan menunjukkan bahwa persepsi responden terhadap penggunaan media sosial dan keputusan perjalanan wisata menunjukkan kategori tinggi (mean rata-rata di atas 4,0). Hal ini berarti responden menilai media sosial sebagai sumber informasi yang penting dalam menentukan pilihan destinasi wisata. Hasil analisis regresi linear sederhana menunjukkan adanya pengaruh positif dan signifikan antara penggunaan media sosial terhadap keputusan perjalanan wisata. Nilai R² sebesar 0,56 mengindikasikan bahwa 56% variasi keputusan perjalanan wisata dapat dijelaskan oleh penggunaan media sosial, sedangkan 44% lainnya dipengaruhi oleh faktor lain. Sehingga daspat disimpulkan bahwa media sosial berperan sebagai platform utama dalam membentuk minat, preferensi, serta mempercepat proses pengambilan keputusan wisata, khususnya melalui konten visual, ulasan, rekomendasi, dan pengalaman yang dibagikan oleh pengguna lain.
Copyrights © 2025