Latar belakang: Gagal jantung kongestif (GJK) merupakan penyebab utama morbiditas dan mortalitas kardiovaskular secara global dan sering menjadi tahap akhir berbagai penyakit jantung. Penyakit jantung koroner (PJK) merupakan etiologi tersering GJK. Meskipun secara klinis kejadian GJK sangat berkaitan erat PJK, namun hingga saat ini belum ada penelitian yang secara khusus mendeskripsikan gambaran radiologis foto toraks GJK yang disebabkan oleh PJK. Tujuan: Untuk mengetahui gambaran foto toraks pada penderita gagal jantung kongestif dengan penyakit jantung koroner di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 hingga Februari 2025. Metode: Penelitian ini merupakan studi deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional yang memanfaatkan data sekunder berupa rekam medis pasien. Penelitian ini menggunakan jenis penelitian deskriptif retrospektif dengan pendekatan cross sectional, yang memanfaatkan data sekunder berupa rekam medis pasien yang melakukan pemeriksaan foto toraks di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 – Februari 2025. Hasil: Ditemukan sebanyak 38 penderita GJK dengan PJK di RS R. D. Kandou periode Februari 2024 – Februari 2025 yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi. Sampel didominasi oleh jenis kelamin laki-laki (63,2%), dan kelompok usia 56-65 tahun (50%) dengan gambaran foto toraks yang terbanyak ditemukan adalah kardiomegali (94,7%). Kesimpulan: Penderita GJK dengan PJK didominasi oleh jenis kelamin laki-laki, kelompok usia 56-65 tahun, dengan gambaran foto toraks terbanyak adalah kardiomegali. Temuan kardiomegali mengindikasikan pentingnya foto toraks sebagai modalitas skrining awal untuk mendeteksi komplikasi struktural jantung pada pasien PJK, terutama pada populasi usia lanjut dan laki-laki yang memiliki risiko lebih tinggi. Hasil penelitian ini dapat menjadi dasar untuk pengembangan protokol pemeriksaan radiologis yang lebih terstandarisasi dalam manajemen GJK dengan etiologi PJK di fasilitas kesehatan rujukan.
Copyrights © 2025