Makom Mahmud sebagai situs ziarah religius memiliki potensi ekonomi yang signifikan bagi masyarakat sekitar, khususnya pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Artikel ini bertujuan menganalisis konsep sacred-based economy sebagai pendekatan ekonomi berbasis nilai religius dalam mendukung keberlangsungan UMKM lokal tanpa mengurangi kesakralan situs. Penelitian ini menggunakan pendekatan konseptual-kualitatif melalui kajian literatur dan analisis kontekstual terhadap aktivitas ziarah, modal sosial religius, serta nilai budaya lokal. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi nilai religius, partisipasi komunitas, dan praktik usaha etis berkontribusi terhadap penguatan ekonomi lokal yang berkelanjutan dan berterima secara sosial.
Copyrights © 2026