Layanan transportasi online telah mengubah lanskap mobilitas masyarakat secara signifikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi penerimaan teknologi layanan GrabCar dan GrabBike di kalangan mahasiswa Universitas Negeri Gorontalo dengan menerapkan model Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT). Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan teknik purposive sampling. Sebanyak 100 responden berpartisipasi dalam survei ini. Data dianalisis menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis varian atau Partial Least Squares (PLS) dengan bantuan perangkat lunak SmartPLS. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa Performance Expectancy, Effort Expectancy, dan Social Influence memiliki pengaruh yang signifikan terhadap Behavioral Intention. Selanjutnya, Behavioral Intention terbukti berpengaruh signifikan terhadap Use Behavior. Namun, variabel Facilitating Conditions ditemukan tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap perilaku penggunaan aktual mahasiswa. Temuan ini mengindikasikan bahwa aspek manfaat, kemudahan, dan pengaruh sosial menjadi pendorong utama adopsi layanan, sementara ketersediaan fasilitas teknis dianggap sebagai kebutuhan dasar yang sudah terpenuhi.
Copyrights © 2026