Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi biaya produksi (UMKM) Kerupuk Ubi Ibu Midun di Kabupaten Tanah Datar. Metode full costing digunakan sebagai dasar untuk menentukan harga pokok produksi (HPP) dan membuat laporan laba rugi sederhana. Salah satu masalah utama bagi UMKM ini adalah tidak pencatatan biaya bahan baku, tenaga kerja, overhead pabrik, dan laba rugi. Ini membuat sulit bagi pemilik untuk mengetahui biaya produksi dan keuntungan yang sebenarnya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kuantitatif deskriptif dan menggunakan studi kasus, yang melibatkan observasi, dokumentasi, dan wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa total biaya produksi per proses mencapai Rp1.001.666, termasuk bahan baku sebesar Rp555.000, tenaga kerja sebesar Rp 320.000, dan overhead pabrik sebesar Rp 126.666, termasuk penyusutan aset. Untuk output 6.000 item, HPP sebesar Rp 166,94 per unit. Dari total penjualan 2.100.000, laba operasional sebesar Rp1.068.334 per produksi. Dengan pencatatan biaya yang lebih baik dan pengelolaan keuangan yang sistematis, temuan ini menunjukkan bahwa UMKM Kerupuk Ubi Ibu Midun berada pada kondisi bisnis yang menguntungkan dan layak untuk dikembangkan.
Copyrights © 2025