Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran komunikasi interpersonal guru dalam memotivasi siswa kelas III di SDIT Jannatul Ma’wa, Desa Terantang, Kabupaten Kampar, Riau, dalam menghafal Al-Qur’an. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara, dan dokumentasi yang melibatkan guru, siswa, serta wali kelas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi interpersonal guru memiliki peran yang signifikan dalam meningkatkan motivasi dan minat siswa dalam menghafal Al-Qur’an. Guru menerapkan berbagai strategi komunikasi, seperti pendekatan persuasif, pendekatan emosional, serta keteladanan, guna membangun kedekatan emosional dan menciptakan suasana belajar yang menyenangkan. Selain itu, guru tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai motivator dan pembimbing dalam proses pembelajaran Al-Qur’an. Faktor pendukung dalam penelitian ini meliputi efisiensi waktu belajar, dukungan keluarga, lingkungan sekolah yang kondusif, serta motivasi siswa yang tinggi. Sementara itu, faktor penghambat yang ditemukan antara lain hambatan psikologis, kurangnya empati, serta karakter siswa yang terlalu aktif secara fisik, mental, dan perilaku. Penelitian ini menyimpulkan bahwa komunikasi interpersonal guru berkontribusi positif terhadap keberhasilan siswa dalam menghafal Al-Qur’an.
Copyrights © 2025