Hasil observasi di SDN 082 Muararajeun menunjukkan bahwa pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) masih bersifat konvensional dan belum memanfaatkan media digital secara optimal, sehingga siswa kurang aktif dan kesulitan memahami materi organ tubuh manusia. Untuk mengatasi hal tersebut, dikembangkan media pembelajaran berbasis game edukasi “Anatomy Journey” dengan memanfaatkan teknologi interaktif. Pengembangan dilakukan melalui analisis kebutuhan, perancangan media menggunakan Adobe Animate, sosialisasi, dan uji coba di kelas. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan motivasi dan pemahaman siswa terhadap materi, serta membantu guru menyampaikan konsep abstrak secara lebih konkret dan menarik. Program ini menjadi contoh penerapan teknologi digital dalam mendukung pembelajaran IPAS di sekolah dasar.
Copyrights © 2025