Penelitian ini menelaah orientasi awal kebijakan fiskal Indonesia di bawah kepemimpinan Purbaya Yudhi Sadewa, khususnya terkait bagaimana isu keberlanjutan lingkungan dan tanggung jawab sosial telah diintegrasikan dalam arah kebijakan tersebut. Penelitian ini mengevaluasi bagaimana risiko iklim, kebutuhan perlindungan sosial, dan peningkatan kesejahteraan publik telah dinyatakan sebagai dasar penyusunan kebijakan, serta bagaimana hal ini selaras dengan nilai-nilai etika dalam ekonomi politik Islam. Pendekatan analisis dokumen kualitatif digunakan untuk menelaah pernyataan resmi, laporan kebijakan, dan dokumen publik yang relevan dengan tema keberlanjutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlindungan lingkungan, kesejahteraan sosial, dan tata kelola yang partisipatif telah ditempatkan sebagai elemen utama kebijakan fiskal. Temuan ini juga menunjukkan kesesuaian dengan prinsip ekonomi politik Islam yang menekankan perlindungan jiwa, akal, harta, dan alam. Selain itu, penelitian menemukan adanya tantangan dalam penerapan instrumen fiskal hijau dan pemenuhan target keberlanjutan jangka panjang. Penelitian ini menyimpulkan bahwa integrasi nilai keberlanjutan dalam kebijakan fiskal memberikan landasan penting bagi penguatan keadilan dan kemaslahatan sesuai prinsip Islam.
Copyrights © 2025