Pendahuluan: Tingginya beban kunjungan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Kabupaten Banggai berpotensi menyebabkan overcrowding yang mengancam keselamatan pasien. Permasalahan utama adalah belum adanya tim triase khusus sehingga perawat merangkap tugas, berpotensi menurunkan kualitas asuhan. Peningkatan pengetahuan dan keterampilan triase sesuai SOP menjadi kebutuhan mendesak. Tujuan: Kegiatan ini bertujuan untuk: (1) Meningkatkan pengetahuan dan keterampilan perawat tentang prosedur triase, (2) Membentuk dan melatih Tim Satgas Triage yang khusus dan fokus menangani triase. Metode Pelaksanaan melalui tiga tahap: persiapan (survei, koordinasi), pelaksanaan (pelatihan 2 hari meliputi pre-test, pemberian materi, diskusi, dan demonstrasi), serta evaluasi (post-test dan pembentukan tim). Kegiatan melibatkan 20 perawat IGD. Hasil Terjadi peningkatan pengetahuan signifikan dimana peserta yang menjawab 10-15 soal benar meningkat dari 20% (4 orang) menjadi 85% (17 orang). Seluruh peserta berhasil mendemonstrasikan keterampilan triase sesuai SOP. Output terpenting adalah terbentuknya Tim Satgas Triage yang siap beroperasi. Kesimpulan Pelatihan kombinasi edukasi dan praktik langsung efektif meningkatkan kompetensi perawat dan membentuk tim triase yang dedicated. Untuk keberlanjutan, diperlukan komitmen kuat dari manajemen rumah sakit dan kepala ruangan untuk melakukan monitoring dan evaluasi berkala terhadap kinerja Tim Satgas Triage.
Copyrights © 2024