Inspeksi Visual dengan Asam Asetat merupakan teknik skrining yang sederhana dan efektif untuk deteksi dini kanker serviks (IVA). namun cakupan pelaksanaannya di Indonesia masih rendah. Rendahnya partisipasi Wanita Usia Subur (WUS) diduga dipengaruhi oleh tingkat pendidikan yang berperan penting dalam membentuk pemahaman dan kesadaran terhadap kesehatan reproduksi. Untuk menganalisis hubungan tingkat pendidikan dengan minat WUS untuk melakukan Pemeriksaan IVA di tempat kerja Puskesmas Silo 1. Sebanyak 80 wanita usia subur (WUS) dalam penelitian ini dipilih secara sengaja menggunakan metodologi potong lintang dan desain deskriptif analitis. Instrumen penelitian ini adalah kuesioner standar yang mengevaluasi tingkat pendidikan dan keinginan untuk menjalani IVA. WUS berpendidikan menengah dan tinggi cenderung memiliki minat lebih besar untuk melakukan IVA dibandingkan kelompok berpendidikan rendah. Uji chi-square menunjukkan korelasi substansial (p < 0,05) antara minat IVA dan pencapaian pendidikan. Pendidikan merupakan determinan penting dalam peningkatan partisipasi skrining kanker serviks. Upaya edukasi, konseling, dan promosi kesehatan perlu diperkuat terutama pada kelompok WUS berpendidikan rendah.
Copyrights © 2025